KEANGGOTAAN

KEANGGOTAAN, KEPENGURUSAN DAN PELAKSANA

keanggotaan

KEANGGOTAAN

Keanggotaan koperasi agroniaga baik di tingkat cabang (kabupaten) maupun Nasional dapat

dikelompokan menjadi :

 

Anggota Pendiri

Sesuai dengan semangat dan sejarah berdirinya kopersi agroniaga yang dimaksudkan untuk mengoptimalkan program program yang didampingi oleh Pusat Kajian dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan – PKPEK dan salah satunya sebagai keberlangsungan program SRAP di wilayah Jawa Barat, maka koperasi ini dibentuk sekaligus sebagai wahana konsultasi, akses modal dan pasar bagi anggota koperasi yang sebelumnya adalah PAP atau pemanfaat program SRAP, maka khusus keanggotaan koperasi kali ini adalah PAP dampingan PKPEK yang nama-namanya sudah terdaftar dalam berita acara serta aktif mengikuti kegiatan yang diselenggrakan oleh manajemen program beserta staf pelaksana program SRAP PKPEK,

Dalam Anggaran Rumah tangga Anggota Pendiri koperasi agroniaga tidak diperbolehkan menjadi pengelola koperasi, namun mereka punya hak untuk dipilih menjadi pengurus, pengawas serta anggota utama dari koperasi agroniaga. Daftar nama anggota koperasi dapat dilihat pada DAFTAR ANGGOTA KOPERASI AGRONIAGA di Konsultan Manajemen.

Anggota

Adalah siapa saja yang terdaftar di koperasi agroniaga, mereka punya kewajiban untuk melakukan Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib pada saat bersamaan mereka juga punya hak untuk mendapatkan pembiayaan, mereka tidak punya hak suara baik dipilih maupun memilih menjadi pengurus dan dewan pengawas, namun mereka dapat menjadi pelaksana jika memenuhi syarat yang ditentukan oleh Manajemen Konsultan.

Anggota koperasi ini terbuka bagi siapa saja warga negara Indonesia yang sudah dinyatakan dewasa, memiliki tujuan yang sama dengan koperasi agroniaga, memili komitmen untuk mengembangan ekonomi rumah tangganya, transparan, saling tolong menolong serta bersedia untuk tanggungrenteng.

KEPENGURUSAN

Kepengurusan koperasi merupakan kepengurusan yang murni dipilih oleh anggota pendiri dan bersedia untuk menjadi pengurus serta pengawas koperasi dalam masa bakti yang telah ditentukan oleh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Koperasi Agroniaga.

Mekanisme pemilihan pengurus sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar koperasi agroniaga antara lain sebagai berikut :

Anggota pendiri dalam satu komunitas atau desa masing-masing membentuk kelompok (pra koperasi) dengan anggota lebih kurang 20 orang, sekaligus memilih kepengurusan minimal 3 orang sebagai Ketua, Bendahara dan Sekretaris.

Pengurus kelompok inilah yang mewakili seluruh anggota pendiri untuk bermusyawarah baik dalam RAT maupun kepentingan ekternal dari kelompok (Pra Koperasi) dan salah satu tugas utamanya disamping membawa aspirasi anggota juga memilih pengurus Koperasi Agroniaga Cabang.

Sampai dengan tahun 2015, kepengurusan koperasi agroniaga yang sudah terbentuk adalah :

 

Koperasi Agroniaga Majalengka

Koperasi Agroniaga Majalengka di bentuk pada tanggal 06 Januari 2015 dengan kepengurusan sebagai berikut :

Ketua   : Abdul Maman

Sekretaris     : Ety Komariyati

Bendahara   : E. sukiman

Pengawas:

Ketua   H. Sulaeman

Anggota  :

  • Sahlim
  • Amin Hamdi, Spdi.

 

Kopertasi Agroniaga Subang

Koperasi agroniaga Subang dibentuk pada tanggal 08 Januari 2015 dengan kepengurusan sebagai berikut :

Ketua   : Pepe

Sekretaris    : Sarki

Bendahara  : Misbakhul Munir

Pengawas:

Ketua   : Supandi

Anggota  :

  • Dasim
  • Neneng

 

Koperasi Agroniaga Indramayu

Koperasi agroniaga Indramayu dibentuk pada tanggal 14 Maret 2015 dengan kepengurusan sebagai berikut :

Ketua : Agus Muslimin

Sekretaris     : Pendi

Bendahara   : Daninggsih

Pengawas

Ketua : Oji

Anggota  :

  • Ny Sukaesih
  • Untasih

 

PELAKSANA

Pelaksana Koperasi Agroniaga adalah karyawan yang di rekrut dan dan didik secara khusus oleh Koperasi Agroniaga mereka adalah masyarakat dilingkungan berdirinya kantor layanan baik unit maupun cabang dan diuatamakan dari anak pendiri Koperasi Agroniaga.

Rekrutmen pelaksna dilakukan sesuai dengan usulan dari masing-masing pengurus cabang – unit serta dari Manajemen Konsultan.

Proses untuk menjadi karyawan tetap koperasi agroniaga adalah secara terbuka dan berkesinambungan dengan sistematika sebagai beriku :

 

  1. Memasukan surat lamaran dalam kotak SURAT LAMARAN sesuai dengan posisi – jabatan yang diharap,
  2. Surat lamaran akan diseleksi Manajemen Konsultan,
  3. Surat lamaran yang memenuhi syarat Administrasi akan dipanggil mengikuti tes wawancara dan praktek,
  4. Pelamar yang dinyatakan lulus tes wawancara dan praktek akan dipanggil untuk menendatangani kontrak magang selama 3 bulan,
  5. Selama magang tiga bulan, pengurus dan pelaksana yang ditempati magang membuat hasil evaluasi permagangan,
  6. Pelamar yang lulus magang, dilanjutkan dengan tenaga kontrak selama satu tahun,
  7. Selama kontrak kerja satu tahun pelamar dievaluasi oleh Tim Penerimaan Pelaksana Baru yang terdiri dari Pelaksana dan Pengurus di ditempati kontrak kerja, dan Konsultan Manajemen,
  8. Pelamar yang dinyatakan lulus kontrak kerja diikutkan pelatihan Membangun Komitmen dan Kesepemahaman dan jika lulus si Pelamar berhak untuk diangkat sebagai pelaksana tetap..

Syarat dan ketentuan lain untuk pelaksana dapat dilihat pada PENGUMUMAN PENGEMBANGAN STAF

SRUKTUR ORGANISASI

kepengurusan 1

kepengurusan 2

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *