JARINGAN

jaringan

Koperasi Agroniaga salah satu koperasi berjejaring antar koperasi agroniaga dan atau koperasi lainnya serta dengan fihak institusi lain yang menjalin kerjasama, satu koperasi agroniaga dengan koperasi agronoaga yang lain membentuk kerjasama yang saling mengisi dan menguntungkan, hal ini terjadi karena koperasi agroniaga dan atau koperasi lainnya adalah di bawah koordinasi Koperasi agroniaga nasional serta didukung oleh Manajemen Konsultan yang sama.

Sampai dengan pertenganhan tahun 2015 ada beberapa koperasi yang menjadi jaringan koperasi agroniaga, yakni :

  1. Koperasi Agroniaga Majalengka
  2. Koperasi Agroniaga Indramayu
  3. Koperasi Agroniaga Subang

Disamping itu lembaga lain yang menjalin kerjasama dan sekaligus berjejaring dengan Koperasi Agroniaga adalah PT Asyiki Sarana Sejahtera, suatu lembaga asuransi mikro syari’ah yang berkantor pusat dan berkedudukan di Bogor – Jawa Barat.

Walaupun tidak semua asuransi mikro untuk anggota koperasi dikerjasamakan dengan PT Asyki, namaun dapat dikatakan hampir semua layanan asuransi koperasi agroniaga dengan PT Asyiki, bahkan ada beberapa produk PT Asyki yang di pasarkan secara umum oleh Koperasi Agroniaga.

Disamping itu juga terjalin jaringan untuk menjembatani usaha kambing dan domba dengan ST Farm Bogor. Jejaring Koperasi Agroniaga dengan ST Farm bukan saja dalam hal pasar dan pemasaran, namun lebih dari itu adalah hubungan kerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak kambing domba. Dengan demikian disamping Koperasi Agroniaga menjaga kwalitas domba dan kambing juga ikut serta menjaga standar harga yang menguntungkan peternak. Beberapa peternak yang melakukan kerjasama dengan Koperasi Agroniaga mereka dapat menentukan sendiri dimana akan menjual kambing dan dombanya, bisa ke Pusat Pemasaran Bersama Koperasi Agroniaga ataupun juga bisa dipasarkan kepada bandar (pembeli) lokal.

Jaringan pasar yang sudah mulai berjalan disamping kambing dan domba adalah pemasaran kompos, yakni dengan kios kios tanaman bunga dan buah buahan baik di Kabupaten Kuningan, Majalengka, Indramayu maupun Subang. Hal ini sangat penting mengingat salah satu kegiatan keusahaan kelompok (pra koperasi) adalah produksi kompos dari kotoran kambing – domba. Mereka memiliki rumah kompos rumah kompos, kemudian Koperasi Agroniaga membelinya dalam bentuk curah, dan kemudian dilakukan packing dan didistribusikan ke kios kios tanaman bungan dan buah buahan.

Jaringan kerjasama dengan berbagai fihak akan selalu berkembang seiring dengan perluasan dan pengembangan koperasi agroniaga beserta melayani kebutuhan anggota. (eMKa).